Tragedi TikTok Viral: Duel Carok 2 VS 10 di Bangkalan

carok bangkalan viral tiktok 2 versus 10

Tragedi tragis carok di bangkalan Madura yang viral di sosmed TikTok ini melibatkan Mat Tanjar dan Hasan Busri pada tanggal 25 Januari 2024. Tragedi mengerikan yang melibatkan Mat Tanjar dan Hasan Busri di Bangkalan Madura terbongkar dengan beberapa fakta mengejutkan.

Carok Bangkalan Viral Tiktok

Latar Belakang Perselisihan

Perselisihan antara keduanya tidak hanya dipicu oleh sebuah ucapan sederhana, tetapi juga oleh serangkaian kejadian yang meruncing pada pertarungan berdarah. Di balik tragedi berdarah antara Mat Tanjar dan Hasan Busri, terdapat dinamika sosial dan budaya yang menguatkan konflik. Madura, dengan segala tradisi dan kebudayaannya, menjadi latar belakang yang memperumit dan memperdalam perseteruan antara kedua belah pihak.

Awal Kecaman Pertama: Perlakuan Tidak Hormat

Mat Tanjar merasa tersinggung ketika merasa dipelototi oleh Hasan Busri di pinggir jalan. Perlakuan tidak hormat ini menciptakan ketegangan yang memicu respons yang mengarah pada konflik fisik.

Pertarungan bermula ketika Mat Tanjar merasa kehormatannya terganggu karena dipelototi oleh Hasan Busri di pinggir jalan. Ini bukan hanya soal penghinaan secara langsung, tetapi juga tentang simbol-simbol kehormatan dalam budaya lokal yang menjadi krusial dalam memahami akar konflik ini.

Eskalasi Konflik Kultural

Dalam momen yang memanas, Mat Tanjar menampar Hasan Busri sebagai bentuk balasan atas perlakuan yang dianggapnya merendahkan. Bahkan, situasi semakin memanas ketika adik Mat Tanjar, Mat Terdam, turut terlibat dengan mengeluarkan senjata tajam.

Reaksi spontan Mat Tanjar dengan menampar Hasan Busri adalah manifestasi dari kebanggaan dan harga diri yang diterjemahkan melalui tindakan fisik. Dalam konteks budaya yang menghargai martabat dan keberanian, konfrontasi menjadi jalan yang diambil untuk merespons perasaan tersinggung.

Provokasi dan Tantangan Identitas

Hasan Busri merespons tantangan duel dari Mat Tanjar dengan sikap tegas. Provokasi verbal dan kesalahan persepsi semakin menambah ketegangan antara kedua belah pihak, menciptakan atmosfer yang lebih gelap dan mencekam.

Dalam dunia yang penuh dengan nilai-nilai keberanian dan kehormatan, tantangan duel dari Mat Tanjar menjadi pembuktian akan identitasnya sebagai seorang pejuang yang tak gentar menghadapi konflik. Sementara Hasan Busri, dengan sikapnya yang tegas, juga berusaha mempertahankan harga diri dan martabatnya dalam menghadapi ancaman.

Tragedi Carok Berujung Mematikan

Duel carok yang tak terelakkan akhirnya terjadi di Desa Bumi Anyar, merenggut nyawa empat orang dalam kejadian tragis tersebut. Mat Tanjar, Mat Terdam, Najehri, dan Hafid menjadi korban dalam pertarungan mematikan yang mengguncang masyarakat setempat.

Duel carok bangkalan ini yang mengakibatkan kehilangan 4 nyawa dari 10 orang dan merupakan refleksi dari kekerasan yang terinternalisasi dalam budaya lokal. Persaingan yang dipicu oleh kesalahpahaman dan penghormatan yang dirasakan sebagai suatu keharusan, menyebabkan terjadinya pertumpahan darah yang tragis.

Daftar Barang Bukti Carok Celurit Viral

Temuan Polisi: Pisau sebagai Senjata Utama

Carok, yang biasanya dikaitkan dengan senjata tajam celurit, menghadirkan kejutan dengan melibatkan pisau dalam kasus terbaru. Polisi berhasil menemukan sebuah pisau lengkap dengan selontongnya di lokasi kejadian, mengungkapkan dimensi baru dari pertarungan mematikan ini.

Barang Bukti yang Mencengangkan

Selain pisau, polisi menyita sejumlah barang bukti lain yang menambah kompleksitas kasus ini:

  • 1 buah celurit beserta gagangnya
  • Sepasang sandal slop laki-laki warna coklat
  • Sepasang sandal japit warna hitam
  • 1 buah sandal japit warna biru

Barang-barang ini menjadi bagian integral dalam penyelidikan yang sedang berlangsung, memberikan petunjuk vital kepada pihak berwenang.

Tersangka dan Penyelidikan Lebih Lanjut

Dua pelaku carok, Hasan Tanjung dan Wardi, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres Bangkalan. Kasus ini menarik perhatian publik, khususnya dalam sorotan terhadap sosok Hasan Tanjung.

Kesimpulan

Kisah tragis ini menjadi cermin bagi konflik yang berakar pada kesalahpahaman dan pertumpahan darah yang tidak perlu. Penyelidikan mendalam mengungkap sejumlah fakta yang memberikan pemahaman baru tentang alur peristiwa yang memilukan ini.

Dari tragedi ini, kita diingatkan akan pentingnya pemahaman dan dialog lintas budaya dalam mencegah eskalasi konflik yang berujung pada kekerasan. Kesadaran akan kompleksitas identitas dan nilai-nilai budaya menjadi kunci untuk merawat kedamaian dan menghindari bencana serupa di masa depan. Dengan begitu, kita berharap agar tragedi ini membawa pelajaran berharga bagi semua pihak untuk membangun harmoni dan perdamaian di tengah keberagaman budaya.

Viral ASN Sinjai Tendang Wanita

Viral ASN Sinjai Tendang Wanita, Terancam 5 Tahun Penjara!

Viral ASN Sinjai Tendang Wanita, Sejak kemarin, publik dibuat geram dengan aksi oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Sinjai, Sulawesi Selatan,

Andi Swadi yang menendang pemotor wanita di jalan raya. Bahkan, saking kerasnya, korban sampai tersungkur.

Belakangan diketahui, wanita yang ditendang Andi merupakan pelajar SMP. Tak lama setelah kejadian tersebut viral,

Andi langsung digelandang polisi ke Mapolres Sinjai. Di sana, dia yang sebelumnya garang mendadak berubah menjadi diam.

Karuan saja, usai melakukan sejumlah pemeriksaan, Andi ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal perlindungan anak serta pasal 360 ayat 2 KUHP.

Tak main-main, dia terancam hukuman di atas lima tahun penjara. Belajar dari kasus yang menjerat Andi, bagaimana sih tips atau

cara mengatur emosi saat berada di jalan raya?

Psikolog klinis dan Co-Founder Ohana Space Veronica Adesla mengatakan, emosi bisa saja muncul saat sedang berada di jalan raya.

Namun, ada cara mudah untuk meredamnya, yakni menarik nafas dalam-dalam dan membayangkan momen-momen lain di luar jalan raya.

Tarik napas dan hembuskan perlahan (boleh berhitung hingga 10). Bayangkan dalam pikiran hal-hal yang dapat kembali membuat tenang

dan mengendalikan diri, ujar Vero, dikutip dari, Kamis 15 September 2022. Lebih jauh, Vero menjelaskan, manajemen emosi sebenarnya

bisa diatur dan dilatih terus-terusan. Ini bukan hanya bermanfaat saat sedang di jalan raya, melainkan juga di tempat-tempat lainnya.

Salah satu cara melatih emosi dan stres adalah dengan rutin berolahraga. Sebab, kata dia, kegiatan tersebut bisa mengurangi perasaan lelah,

meningkatkan stamina tubuh, fokus, dan juga konsentrasi.

“Fokus pada apa yang ada dalam kendali kita. Bedakan antara hal-hal yang di luar kendali dan di dalam kendali kita,” terang Vero.

“Sikap berkendara orang lain itu di luar kendali kita. Sementara apa yang ada di dalam kendali kita adalah bagaimana cara kita berkendara.

Fokus pada keselamatan diri dan berkendara aman,” tuturnya menambahkan.

Jalan Raya Milik Bersama

Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana pernah mengungkapkan, jalan raya sejatinya

bukan milik satu pihak atau kelompok tertentu, melainkan milik bersama-sama. Sehingga, siapapun harus bisa menghormati satu sama lain.

“Semua pengguna jalan raya punya status yang sama ketika berkendara. Sehingga harus mematuhi aturan lalu lintas

dan tidak menyusahkan orang lain,” ujar Sony saat di hubungi. Lebih jauh, dia menambahkan, jika bertemu pengendara lain

yang kadung emosi di jalan raya, maka sebaiknya kita mengalah dan menghindar. Sebab, dengan begitu, mood atau suasana hati kita tetap terjaga positif.

“Urusan penindakan serahkan kepada para petugas. Karena sepandai-pandai mereka mengelabui, suatu saat pasti tertangkap juga,” kata Sony.

baca juga: Geger! Hacker Bjorka Bongkar Identitas Otak Pembunuhan Munir

Geger! Hacker Bjorka Bongkar Identitas Otak Pembunuhan Munir

Geger! Hacker Bjorka Bongkar Identitas Otak Pembunuhan Munir

Geger! Hacker Bjorka Bongkar Identitas Otak Pembunuhan Munir, Viral di media sosial, Hacker Bjorka membongkar identitas otak pembunuhan

aktivis HAM Munir Said Thalid. Bjorka dan Munir pun trending topic Twitter. Bjorka memuncaki trending topic Twitter di Indonesia Minggu pagi dengan 84.400 tweet.

Munir juga muncul di trending topic Twitter dengan 17.800 tweet. Awalnya, netizen menantang Bjorka mengungkap kasus pembunuhan Munir atau Supersemar.

Dalam unggahan Twitter, Bjorka sempat menyinggung masalah ini. Why so many people tagging me about Munir and Supersemar

(kenapa banyak orang yang men-tag saya tentang Munir dan Supersemar-red),” kata Bjorka di akun Twitter milik nya

Sehari kemudian Bjorka mengungkap identitas dalang pembunuh Munir dan melampirkan artikel terkait kasus tersebut.

Bjorka menyebut dalang pembunuh Munir adalah Muchdi Purwopranjono. Hacker Bjorka kemudian kembali melakukan doxing.

Dalam tulisannya, Bjorka menggunggah data pribadi Muchdi Purwopranjono, mulai dari nomor telepon, email, NIK, nomor KK, alamat, hingga data vaksin.

Usai Bjorka menggunggah data Pribadi Muchdi Purwopranjono, netizen secara sengaja menghubungi kontak telepon tersebut, dan mengirim pesan WhatsApp.

Namun tak sedikit netizen yang meragukan aksi Bjorka. Lu beneran bisa ngehek apa lagi caper sama netizen indo si bang?,” komen @Pes*am.

Selain itu banyak juga yang merespons kebocoran data terbaru yang di umbar hacker Bjorka. Apalagi sebelum nya

Bjorka membocorkan data pelanggan IndiHome, KPU, registrasi SIM card prabayar, identitas Menkominfo Johnny G. Plate,

dan mengancam menyebarkan dokumen rahasia Presiden RI. Sebagai informasi, Munir meninggal di pesawat Garuda Indonesia nomor GA-974 ketika

sedang menuju Amsterdam untuk melanjutkan kuliah pascasarjana pada 7 September 2004. Institut Forensik Belanda (NFI)

menyatakan Munir meninggal akibat racun arsenik dengan jumlah dosis fatal. Pembunuhan Munir di duga di lakukan dengan cara meracuni makanan nya.

Informasi yang di sampaikan Bjorka terkait Munir sebenarnya tidak baru. Kronologi pembunuhan Munir dan pihak-pihak yang terlibat

secara umum sudah di ketahui publik sebelumnya dalam proses pengadilan. Bjorka dalam postingan nya hanya memberikan penegasan soal otak pembunuhan Munir.

Dalam kasus ini, Pollycarpus Budihari Prijanto di vonis 20 tahun penjara atas putusan kasasi Mahkamah Agung tahun 2007.

Setelah di penjara 8 tahun, Polly bebas murni 29 Agustus 2018. Muchdi Purwopranjono selaku Deputi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) juga di tetapkan tersangka.

Namun, PN Jakarta Selatan membebaskannya 31 Desember 2008.

baca juga: Bharada Sadam yang Di sidang Etik

Pelapor soal Deolipa Ngaku Cuma Menduga

Pelapor soal Deolipa Ngaku Cuma Menduga di Kasus Ferdy Sambo: Ngeles!

Pelapor soal Deolipa Ngaku Cuma Menduga, Ketua Umum Aliansi Advokat Antihoax Zakirudin Chaniago menanggapi pengacara Deolipa Yumara

baca juga: Pemicu ‘Kemarahan Berpisau’ Kuat Ma’ruf

yang mengatakan ucapannya terkait kasus eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo merupakan dugaan semata.

Zakirudin melihat Deolipa tidak konsisten terhadap pernyataannya. Ya ngeles, artinya orang kalau udah ngeles itu,

ya nggak konsisten dengan pendapatnya sendiri. Kalau dia konsisten, ya dia akan hadapi secara kesatria, bukan semacam ini,” kata Zakirudin kepada wartawan, Sabtu (3/9/2022).

Deolipa diketahui dilaporkan Aliansi Advokat Antihoax atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoax terkait kasus

dugaan pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Bukan hanya Deolipa, pengacara Kamaruddin Simanjuntak juga di laporkan terkait hal itu.

Zakirudin mengaku heran terhadap Deolipa yang hanya menduga terkait ucapannya soal istri Ferdy Sambo,

Putri Candrawathi, kepergok Brigadir Yosua berhubungan intim dengan Kuat Ma’ruf. Dia menilai pernyataan Deolipa itu tidak memiliki dasar hukum.

“Ini mengaitkan dengan seperti Komnas HAM. Komnas suatu lembaga, bukan pribadi. Lembaga tentu ada kajiannya, bukan asal ngarang aja,

dia ada kajiannya, hasil penelitiannya. Ketika ada perubahan, ada alasan perubahannya yang bisa diterima secara akademis, mempunyai dasar hukum.

Kalau ini kan nggak,” ujar Zakirudin. Lebih lanjut, Zakirudin juga menyebut pihaknya telah menyiapkan beberapa bukti pada saat melaporkan Deolipa dan Kamaruddin.

Bukti itu berasal dari pernyataan-pernyataan yang telah diucapkan Deolipa dan Kamaruddin kepada publik.

“Itu kan buktinya jelas banyak. Kalau nggak punya bukti permulaan yang cukup, itu nggak mungkin Mabes Polri menerima laporan kita.

Kita sudah 4,5 jam gelar perkara itu bukan berarti kita datang langsung di terima laporan, memang rekayasa? Ini data-data dari ucapan dia sendiri,” jelas Zakirudin.

Deolipa Ngaku Cuma Menduga


Sebelumnya, Deolipa Yumara mengatakan ucapannya soal istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, kepergok Brigadir Yosua berhubungan intim

dengan Kuat Ma’ruf merupakan dugaan semata. Ucapan Deolipa itu telah di bantah oleh pengacara Putri Candrawathi.

“Sama kayak Komnas HAM. Saya kan cuma menduga. Komnas HAM kan juga menduga, boleh dong,” jelas Deolipa, Jumat (2/9).

Deolipa juga menjelaskan ucapannya yang menyinggung isu LGBT terkait dengan kasus ini. “Itu analisa kejiwaan dan perilaku.

Saya kan ahli ilmu jiwa dan ilmu perilaku juga,” sambungnya.

Kamaruddin dan Deolipa Di polisikan


Kamaruddin dan Deolipa di laporkan oleh Ketua Umum Aliansi Advokat Anti Hoax, Zakirudin, ke Bareskrim Polri pada Rabu (31/8).

Laporan itu di terima dan teregistrasi dengan nomor: STTL/315/VIII/2022/BARESKRIM.

Terkait pemberitaan-pemberitaan dari bulan Juli sampai Agustus, kan berseliweran dari dua orang ini pemberitaannya,

baik mengarah kepada soal Brigadir Yosua maupun kepada kepribadiannya FS (Ferdy Sambo) dan PC (Putri Candrawathi),” kata Zakirudin kepada wartawan, Jumat (2/9).

Zakirudin menjelaskan pihaknya melaporkan Kamaruddin terkait sejumlah pernyataan. Salah satunya terkait sayatan pada jenazah Yosua.

Zakirudin kemudian menjelaskan alasan dirinya melaporkan Deolipa. Dia mengatakan laporan itu terkait ucapan Deolipa

soal kabar istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, kepergok Brigadir Yosua berhubungan intim dengan Kuat Ma’ruf.

“Kemudian, Deolipa lebih sadis lagi bicaranya. Seperti LGBT, persetubuhan. Pemberitaannya katanya si Kuat Ma’ruf dengan PC itu making love,

di ketahui oleh Brigadir Yosua. Jadi ini kan timbul spekulasi-spekulasi liar, padahal itu semua tidak benar,” ujar Zakirudin.

baca juga: Legislator Minta Polri Tak Ragu

Legislator Minta Polri Tak Ragu

Legislator Minta Polri Tak Ragu Beri Sanksi Etik Berat ke 7 Perwira Polri

Legislator Minta Polri Tak Ragu, Polri telah menetapkan tujuh perwira, termasuk Ferdy Sambo, sebagai tersangka kasus dugaan

baca juga: Geger! Guru Ponpes di Sumsel Di tikam

menghalang-halangi proses hukum atau obstruction of justice terkait di kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Habiburokhman meminta Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhi hukuman ke tujuh perwira sesuai gradasi kesalahan masing-masing.


“Kita jangan mendikte Komisi Kode Etik harus menjatuhkan PTDH atau tidak. Laksanakan saja sidang kode etik sesuai aturan

dan jatuhi hukuman sesuai gradasi kesalahan,” kata Habiburokhman saat dihubungi, Jumat (2/9/2022).

Waketum Gerindra ini meminta agar Komisi Kode Etik tidak ragu memberi hukuman berat jika ketujuh perwira tersebut melakukan kesalahan fatal.

Sebaliknya, jika kesalahan sekedar kelalaian, maka kata dia harus dihukum ringan.

Kalau kesalahannya fatal ya hukum berat, tetapi kalau kesalahan sekedar kelalaian ya jangan ragu hukum ringan,” ucapnya.

Dia juga berpesan agar Komisi Kode Etik Polri tak bekerja berdasarkan opini. Melainkan, menurutnya, harus kedepankan transparansi dan rasionalisasi.

Komisi Kode Etik jangan bekerja dengan pengaruh opini. Katakan yg benar itu benar dan yang salah itu salah,” ujar dia.

“Yang paling penting kedepankan transparansi dan apapun putusan Komisi Kode Etik harus ada rasionalisasinya, jadi bisa diterima oleh publik,” lanjutnya.

Untuk diketahui, Polri telah menetapkan tujuh perwira sebagai tersangka kasus dugaan menghalang-halangi proses hukum atau obstruction of justice

terkait di kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Ketujuh tersangka termasuk Irjen Ferdy Sambo yang merupakan mantan Kadiv Propam Polri.

Ditsiber Bareskrim Polri telah menetapkan enam anggota Polri sebagai tersangka, BJP HK, KBP ANP, AKBP AR, KP CP, KP BW, dan AKP IW,”

kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (1/9).

Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto mengatakan penyidik tengah menyiapkan berkas perkara kasus obstruction of justice tersebut.

Di vpropam Polri juga segera menggelar sidang etik untuk para tersangka. Terhadap keenam tersangka obstruction of justice ini,

Di vpropam juga akan segera menyidangkan kode etik terhadap keenam orang tersebut, bahkan kalau bisa hari ini mulai hari ini,” ujarnya di Kantor Komnas HAM.

baca juga: Pihak Yosua Merasa Aneh Komnas HAM Duga Ada Kekerasan

Wagub Jabar Sebut Nikah-Poligami Solusi Cegah HIV

Wagub Jabar Sebut Nikah-Poligami Solusi Cegah HIV, Ini Komentar Pakar

Wagub Jabar Sebut Nikah-Poligami Solusi Cegah HIV, Marak kabar temuan ratusan mahasiswa dan ibu rumah tangga (IRT) di Bandung positif HIV.

baca juga: Rencana Gila Los Angeles

Kabar itu mengacu pada laporan dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung yang merangkum data dari 1991-2021.

Menanggapi itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyebut pernikahan dan poligami sebagai solusi mencegah risiko HIV-AIDS.


“Sekarang kan sedang viral di Bandung ternyata ibu-ibu banyak yang kena HIV/ AIDS. Kedua, anak- anak muda banyak juga yang kena.

Maka pernikahan menjadi solusi untuk memelihara sesorang dari perbuatan zina,” kata Uu dalam keterangan di kutip dari, Selasa (30/8/2022).

Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi-onkologi (Kanker) dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI),

Prof Zubairi Djoerban menegaskan yang penting dalam upaya pencegahan penularan HIV adalah setia pada pasangan.

Terlepas dari situasi pernikahan monogami maupun poligami, penting untuk tidak bergonta-ganti pasangan seks di luar pernikahan.

Dalam hubungan seksual, tentu penularannya yang pertama kalau tidak hubungan seksual ya nggak tertular.

Jadi kalau sama sekali tidak melakukan hubungan seksual tidak akan tertular. Yang kedua, adalah be faithful, setia pada pasangan suami (atau) istri.

Hanya satu, itu juga tidak akan terjadi penularan,” ujarnya saat di temui di Gedung PB IDI Dr R Soeharto, Jakarta Pusat, Selasa (30/8).

Bagaimana dengan poligami? Tadi istilahnya adalah be faithful. Jadi apakah monogami satu istri satu suami dan setia,

ataukah satu suami dan dua, tiga, atau empat istri tapi semuanya saling setia pada pasangan. Itu bisa juga mencegah penularan,”

sambung Prof Zubairi yang di kenal juga sebagai penemu kasus pertama HIV di Indonesia pada tahun 1980-an.

Sebaliknya, jika pernikahan poligami sudah di lakukan namun sikap setia pada pasangan tidak di jalankan, risiko tertular HIV tetap ada.

“Poligami sama juga dengan monogami bisa gagal kalau salah satu dari beberapa orang tadi tidak setia melakukan hubungan seksual di luarnya.

Itu risiko untuk terjadi penularan,” jelasnya. Jadi apakah poligami bisa mencegah penularan? Poligami dengan syarat setia, bisa mencegah penularan.

Poligami yang sekali-kali tidak setia, apalagi jika sering-sering, tidak bisa mencegah penularan HIV ataupun penyakit seksual yang lain,” pungkas Prof Zubairi.

baca juga: Viral Nenek Muda Usia 35 Tahun Sudah Punya Cucu

Minta ‘Usir’ Pari dari Laut

Minta ‘Usir’ Pari dari Laut, Ini Permintaan Aneh Crazy Rich di Hotel

Minta ‘Usir’ Pari dari Laut, Ada-ada saja kelakuan crazy rich kalau sudah menginap di hotel. Daftar permintaanya banyak,

baca juga: Geger Tiga Angka Nol Hilang di Uang Baru

bahkan sampai ke hal yang tidak mungkin. Saat liburan di hotel, crazy rich umumnya menyewa butler atau kepala pelayan pribadi.

Butler bertugas untuk ‘mengabulkan’ semua permintaan tamu tersebut tanpa terkecuali.

Namun, beberapa tamu yang umumnya adalah crazy rich punya permintaan aneh-aneh. Mohamed Fadil, seorang butler

dari Maroko’s Royal Mansour punya cerita dari pengalamannya menjamu crazy rich.

“Sebelum kedatangan tamu, saya mempersiapkan diri untuk semua jenis permintaan yang mungkin saya terima.

Bisa saja mengepak koper, mengatur makan malam romantis hingga lamaran pernikahan,” ucapnya di lansir .

Predikat butler atau pelayan pribadi kerap membuat Fadil kesusahan. Tak jarang dirinya diminta melakukan hal-hal ‘ilegal’ yang berada di luar kemampuannya.

Fadil harus sampai mengingatkan tamunya bahwa permintaan yang terlalu banyak tidak mungkin dilakukan semua.

Hal yang sama juga pernah dialami oleh seorang butler dari resor ekslusif di Maldives. Dirinya diminta untuk menghilangkan ikan pari yang saat ini berada di dekat pantai.

“Ini tentu saja ditolak, karena mengganggu perilaku alami hewan,”

Tak selalu permintaan aneh, butler juga kerap jadi teman tamu crazy rich. Jika sang tamu terkesan, butler seringkali diajak untuk menikmati perjalanan liburan mereka bersama-sama.

Beberapa konsultan perjalanan mewah juga mengungkapkan cerita yang sama. Permintaan crazy rich saat liburan memang tak bisa ditebak.

“Seorang klien khawatir putrinya takut meninggalkan hamster peliharaannya. Sehingga hamster tersebut juga ikut diterbangkan dengan pawang,” ujar Jim Strong, Presiden Strong Travel.

Dirinya sampai harus membuat perjanjian dengan maskapai penerbangan untuk mengamankan dua kursi. Yang satu untuk hamster dan yang lain untuk pawang hewan peliharaan.

“Mereka terbang dari New York ke LA, dan pawang hewan menyerahkan hamster langsung ke tangan anak itu,” jelasnya.

Wah, ada-ada saja ya kelakuan crazy rich saat liburan..

baca juga: Hati-hati, Jangan Langsung Duduk di Kursi Hotel

Bukan Sopir Biasa

Bukan Sopir Biasa, Kuat Ma’ruf Berani Marahi-Ancam Bunuh Ajudan Sambo

Bukan Sopir Biasa, Kuat Ma’ruf, sopir istri Irjen Ferdy Sambo rupanya bukan sopir biasa. Baru-baru ini terungkap bahwa Kuat menjadi sosok di balik ‘skuad lama’

baca juga: Heboh Jennie Blackpink

ang melakukan ancaman pembunuhan terhadap Brigadir Yoshua alias Brigadir J. Di kutip dari, Kuat di ketahui bukan hanya sebagai sopir,

juga sudah lama menjadi asisten rumah tangga (ART) di keluarga Ferdy Sambo. Kuat dipercaya di keluarga Ferdy Sambo tidak hanya

sekadar mengemudikan mobil. Namun lebih dari itu. Meski berstatus warga sipil, Kuat juga punya atau di beri kekuasaan (power) lebih,

bahkan di atas ajudan Ferdy Sambo yang merupakan anggota Polri. Hal-hal tak biasa yang di miliki Kuat itu di duga karena pria tersebut sudah lama menjadi bagian dari keluarga Sambo

Kuat Berani Marahi Ajudan Sambo

Tewasnya Brigadir J disebut tak terlepas dari peristiwa yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Setidaknya ada 2 peristiwa yang terjadi di Magelang.

Kuat pernah memarahi ajudan Sambo. Dia juga menceritakan soal peristiwa yang diduga terjadi di Magelang hingga membuat Sambo murka.

Kejadian Pertama: Senin 4 Juli 2022

Peristiwa ini terjadi di ruang tengah rumah Ferdy Sambo di Mertoyudan, Magelang, sekitar pukul 18.00 WIB.

Kuat memergoki Yosua sedang berada di dekat Putri Candrawathi, yang saat itu sedang berada di sofa. Kuat,

yang sudah cukup lama ikut keluarga Ferdy Sambo, menegur Yosua karena menurutnya apa yang di lakukan Yosua tidak sopan.

Kejadian Kedua: Kamis 7 Juli 2022

Peristiwa ini masih terjadi di rumah Ferdy Sambo di Mertoyudan, Magelang, dan terjadi sekitar sore hari. Kuat memergoki Yosua sedang berada di kamar Putri.

Kuat di duga melaporkan kejadian ini ke Ferdy Sambo, yang saat itu sudah berada di Jakarta. Penyidik masih mendalami pengakuan Kuat ini.

Yang jelas, apa yang terjadi sebenarnya antara Putri dan Yosua hanya diketahui oleh keduanya. Putri di satu sisi menyebut terjadi pelecehan

yang kemudian di sampaikan oleh Ferdy Sambo sebagai ‘tindakan Brigadir J yang melukai harkat dan martabat keluarga’.

Sedangkan Yosua di sisi lain tidak bisa memberikan keterangan versinya karena telah ditembak hingga tewas pada peristiwa 8 Juli 2022.

Ketua Komnas HAM Ungkap Kemarahan ke Ferdy Sambo: Jangan Kurang Ajar!

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan kemarahan ke Irjen Ferdy Sambo. Ia mengaku memarahi Ferdy Sambo

karena pernah memanggil Komisioner Komnas HAM Choirul Anam pada Senin lalu (11/7/2022).
Pertemuan Ferdy Sambo dan Choirul Anam itu

terjadi sebelum kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J mencuat ke publik. Choirul Anam kemudian mengungkap pertemuan tersebut sehari kemudian.

“Ya, dia (Sambo) bilang, ‘Kenapa bukan saya yang bunuh’. Cuma begitu-begitu. Saya diceritain Anam baru besoknya (usai pertemuan Anam dan Sambo pada 11 Juli 2022),

karena malam itu saya enggak lihat ada yang serius. Jadi saat saya baca berita setelah saya main badminton, saya lihat, loh,

saya panggil (Anam) besoknya,” kata Taufan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2022

Taufan kemudian meminta Anam bercerita pembicaraannya dengan Ferdy Sambo, dan ia mengaku sudah menaruh curiga terhadap Ferdy Sambo.

Apa kemarin pembicaraannya?’ Dia (Anam) ceritakanlah. ‘Wah bahaya ini kamu. Bahaya, Nam’. Justru dari awal saya jadi curiga gara-gara itu. Dengan pikir sebaliknya,” ujarnya.

Ia juga mengungkit pertemuan dengan Ferdy Sambo di Mako Brimob. Ia mengaku marah ke Ferdy Sambo karena memanggil anggotanya.

Mantan Kadiv Propam tersebut kemudian meminta maaf. Saya juga sudah tanya sama Sambo. ‘Kamu apa-apaan kamu panggil si Anam?

Minta maaf saya Pak, minta maaf saya Pak’,” kata Taufan seraya menirukan ucapan Ferdy Sambo.

Taufan lalu bertanya apakah Ferdy Sambo memberikan uang kepada Choirul Anam pada pertemuan itu, dan di jawab tidak.

Kau kasih uang nggak sama dia?’. ‘Nggak, Pak’,” katanya. Ia memperingatkan Ferdy Sambo agar tidak melakukan hal-hal yang berdampak negatif pada Komnas HAM.

Itu di rekam loh, saya bilang. Kalau ada apa-apa suatu saat saya buka itu semua. ‘Kau jangan kerjain Komnas HAM’. Marah saya sama dia,” katanya.

Dalam pertemuan dengan Ferdy Sambo di Mako Brimob, ia juga meminta Ferdy Sambo memberikan kesaksian yang tidak berubah-ubah ke depannya.

Ia bahkan mengancam Ferdy Sambo jika memberikan kesaksian berbeda. Saya cuma satu saya tanya, ‘Apa yang kamu lakukan sama si Anam?

Kau jangan kurang ajar sama Komnas HAM’. Dia minta maaf. Saya tanya, ‘Kamu kasih uang nggak sama Anam? Dia bilang, ‘Enggak’.

Ya sudah kalau ada apa-apa nanti, kau harus kasih kesaksian yang sama. Jangan nanti berubah. Saya gugat kau nanti kalau macam-macam’,” katanya.

“Karena ini bagi saya dan Anam, kami enggak melanjut periode kedua. Ini pertaruhan nama baik kami. Kami bekerja empat tahun lebih,

jangan di curangi begitu. Di bangun opini-opini kan,” sambungnya.

baca juga: Viral! Penjual Cincau Viral di Bogor

Angel Lelga Lapor Polisi

Angel Lelga Lapor Polisi Karena Kena Tipu Bisnis Crypto

Angel Lelga Lapor Polisi, Jadi Brand Ambasador dan tak di bayar Berita viral: Selebritis Angel Lelga mengaku jadi korban penipuan bisnis Token Kripto. Ia pun melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Kuasa hukum Angel Lelga, Deolipa Yumara mengatakan kliennya melaporkan dua rekan bisnisnya.

Kasus bermula saat Angel di kontrak menjadi brand Ambassador token Kripto bernama Angel token. Namun Angel tidak pernah mendapatkan bayaran sejak awal hingga kini.

Cryptonya adalah Angel Token. Klien kami dari awal sampai sekarang jadi BA tidak pernah dibayar. Jadi sudah ada laporan polisi mengenai dugaan penipuan oleh rekan bisnis inisialnya adalah K dan C,” Kata Deolipa pada Satu Viral.

Polisi gerak cepat dan memanggil Angel Lelga pada Kamis(02/06). Angel diberi belasan pertanyaan sebagai bahan informasi dan pengumpulan bukti penyelidikan kasus.
Kronologi Dugaan Penipuan

Usai pemeriksaan Angel Lelga mengaku lega sudah melaporkan rekannya tersebut. Ia menceritakan kronologi kejadian ini. Sejak awal ia diminta menjadi brand ambassador untuk mempromosikan token kripto ini.

“Saya sejak awal jadi brand ambassador itu saya meminta semua keterangan atau laporan, tapi tidak pernah direspons,” ujar Lelga di Polres Metro Jakarta Selatan.

Selain itu, Angel Lelga juga pernah diminta mentransfer uang ke pihak Angel Token. Uang tersebut hendak digunakan sebagai modal bisnis. Namun saat ini, uang itu tidak diketahui bagaimana nasibnya.

Uang itu sekarang nggak tahu di mana,” ujarnya.

Mantan istri Vicky Prasetyo itu khawatir bukan dia saja yang kena tipu. Melainkan penggemarnya yang sudah kadung berinvestasi.

Ia meminta pihak kepolisian untuk membuka kasus ini seterang-terangnya agar tidak ada lagi masyarakat yang tertipu.

“Jadi saya khawatir ini akan semakin merugikan masyarakat. Jangan sampai masyarakat yang lain akhirnya mereka pada beli dan menjadi korban seperti saya,” ujarnya.

Sebelumnya, Angel Lelga melaporkan terlapor KM dan CKH terkait dugaan penipuan berdasarkan Nomor Laporan Polisi: LP/B/1199/2022/SPKT/ Polres Metro Jaksel/ Polda Metro Jaya tertanggal 24 Mei 2022.

baca juga: Nenek 77 Tahun Di lecehkan dan Coba Di perkosa

Pria di Sumsel Nekat Jadi Begal

Pria di Sumsel Nekat Jadi Begal Usai Kalah Judi Slot, KO Di hajar Korban

Pria di Sumsel Nekat Jadi Begal, Anton Sujarwo (30) nekat membegal korban karena kalah judi slot. Namun pria asal Palembang,

baca juga: Nenek 77 Tahun Di lecehkan dan Coba Di perkosa

Sumatera Selatan (Sumsel) itu di buat KO oleh korban yang melawan. Saat pelaku beraksi membegal, korban ini melawan

sehingga kajadiannya berakhir seperti itu,” kata Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Dwi Satya Arian seperti di lansir, Kamis (11/8/2022).

Peristiwa itu terjadi pagi tadi sekitar pukul 05.40 WIB di Jalan Simpang Tiga Sukasari, Talang Kelapa, Alang-Alang Lebar, Palembang.

Video yang sempat di rekam anak korban pun viral di media sosial (medsos).

Saat itu, korban sedang membonceng dua anaknya untuk di antar ke sekolah. Saat tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba mereka di setop pelaku

yang sempat bersembunyi di semak-semak. Pelaku langsung memukul korban pakai kayu yang telah di persiapkan.

Dalam posisi terancam, korban tidak tinggal diam. Korban pun turun dari motornya dan terlibat duel dengan pelaku.

“Korban turun dari motor melawan pelaku sehingga terjadilah pergulatan antara korban dan pelaku,” terangnya.

Saat terjadinya duel, anak korban berusaha membantu dengan memukulkan helm ke pelaku. Pelaku juga sempat di gigit dan di cakar korban saat itu.

Anak korban juga sempat merekam video saat pelaku terbaring lemah di semak-semak usai berduel.

“Usai melakukan itu, korban masih berusaha manahan pelaku agar pelaku tidak kabur, hingga datang warga dan pelaku berhasil kita amankan,” katanya.

Setelah diamankan di Mapolsek Sukarami, pelaku mengaku perbuatan nekatnya itu di lakukan karena semalam dia kalah judi slot hingga motor adiknya terpaksa ia gadaikan.

“Pelaku mengaku semalam kalah judi slot dan dia kebingungan karena motor adiknya tergadai karena itu,” jelasnya.

Atas perbuatannya, Anton kini ditahan dan di jerat tentang pencurian dan kekerasan Pasal 365 atau 1 dan 2 ke 1e juncto 53 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

baca juga: Viral Kuburan Manusia Transparan